Senin, 01 September 2008

kamis 28-08-2008

menginsatall win XP dan win98, memindah monitor dan CPU

Untuk tahapan pertama sewaktu menginstall :

1. Tahapan pertama adalah mengintall Windows 98SE dan memasukan driver standard yang dibutuhkan. Sebaiknya mengunakan clean install dan mengunakan sistem full install dari WinXP tanpa melakukan pilihan Upgrade. Tujuannya, adalah memberikan sistem OS yang bersih dengan tidak melakukan upgrade. Pada install Win XP digunakan FAT 32 dan bukan NTFS untuk format partisi harddisk.

2.Bila anda melakukan cara diatas, maka sewaktu menginstall, anda hanya memerlukan sebuah CD WinXP dan menginstall OS baru. Ingat, tidak mengunakan partisi terpisah dan tidak melalukan upgrade. Cukup memilih install baru untuk Win XP.

3. Mengunakan sebuah partisi Primary dengan OS Win98 pada drive C dan tidak membuka partisi lain seperti Extended partisi pada D E dan lainnya. Bila anda menjalankan sistem ini dan melakukan Full install untuk WinXP untuk OS baru anda, Sebaiknya mengetahui bahwa drive yang anda install untuk OS terbaru tersebut memang benar ditujukan pada drive yang anda inginkan. Untuk upgrade, bila dilakukan dari Win98 menjadi WinXP dengan sebuah partisi, dipastikan hanya drive C saja WinXP akan terinstall, bila salah kemungkinan WinXP akan mencari drive lain seperti D dan E.

4. Pada test dilakukan dengan :

  • Asus P4B533-E
  • Intel P4 1.8A @ 2.4Ghz
  • 1GB DDR PC3200 (512MB X 2)
  • Seagate 40GB dengan 1 partisi 2GB untuk Win 98 dan diinstall menjadi Win XP.

Tidak mengunakan Extended partisi dan sisa 38 GB dibiarkan kosong untuk sementara. Harddisk lain yang digunakan adalah Quantum 20 GB yang berisikan driver sound card dan Intel IAA driver. Anda dapat mengunakan CD drive untuk menginstall driver ini.

5. Untuk tahap akhir persiapan, persiapkan juga CD driver atau data yang akan anda install pada WinXP sebelum dilakukan install service pack 1.

6. Mencari CD key untuk Windows XP. download program ini untuk membuat key gen terbaru dan catat, karena dibutuhkan sewaktu pertama kali menginstall WinXP. Pada test, digunakan serial number (versi Copy) biasa dan bisa melakukan install WinXP tetapi tidak dapat melakukan install Service pack 1l,

7. Masukan CD key Win XP setelah anda melakukan install Clean Win98 SE. Anda dapat mendownload dari Tweaking Town untuk update serial number WinXP. Ingat untuk mencatat tidak 1 buah Key untuk WinXP, kemungkinan besar anda akan salah mencatat, sebaiknya mencoba memiliki 2 atau 3 key sebagai backup

8. Sewaktu menginstall, jangan memilih tanpa update via internet.

9. Selesaikan menginstall WinXP

10 Setelah selesai coba anda memeriksa pada control panel dan System untuk memastikan bahwa perbedaan pada install program sebelum dan sesudah diupgrade dengan versi Service Pack. Pada gambar bawah adalah informasi dari WinXP sebelum di install dengan Service Pack 1 :

11. Bila anda sudah memastikan WinXP anda sudah berjalan dengan baik, coba install dengan WinXP Service Pack 1. Akan ditanyakan untuk uninstall WinXP SP1, Pada test, dipilih option untuk tidak meng-uninstall versi Service pack untuk menghemat space harddisk

12. Selanjutnya program Service Pack 1 akan menginstall ke harddisk anda :

13. Bila sudah benarInstall seperti biasa anda dapat melakukan boot untuk OS dengan WinXP1

14 Bila anda telah berhasil coba cek kembali ke Control Panel dan System, apakah OS tersebut sudah terinstall. Dan bila benar anda telah mengunakan OS Win XP dengan perbaikan dari SP1.

Minggu, 31 Agustus 2008

rabu 27-08-2008

mernginstall ulang windows98
== Cara INSTALL Win 98 ==

author: ghin (cartoonet staff)

Artikel ini saya buat untuk sekedar berbagi ilmu,walau mungkin artikel seperti ini sudah tidak asing lagi bagi kalangan
orang-orang di dunia IT. dalam kesempatan ini saya mencoba membuat tutorial bagaimana cara menginstall komputer dengan
system operasi windows 98.

baiklah kita mulai dari pertama,sediakan :
1. komputer dan kawan-kawanya [ ya jelaslah itu mah :D ]
2. kopi dan
3. musik biar bisa sambil rileks.

sekarang saya jelaskan mulai dari mempartisi hardisk :

1. nyalakan komputer dan settinglah firstbootnya di bios agar firstboot langsung mendeteksi cd room, cara settingnya
pertama kali komputer nyala langsung tekan del, f2, ataw f8 tergantung dari jenis motherboard.ntar disana adalah
pilihan boot priority, tinggal pilih aja yang pertama bootnya adalah cd room. tekan f10 yes.. restart.
2. masukin cd starup ke cdroom,pilih boot with cd room.
3. setelah masuk dos muncul a:/ lalu ketik fdisk, tekan Y, setelah muncul 4 pilihan tekan angka 1,tunggu dan isi besarnya paritisi sesuai hardisk dan keinginan anda,baiknya buat 2 partisi c: untuk system dan d: untuk data.
4. setelah bikin partisi hardisk, restartlah terlebih dahulu
5. lalu format drive c: kasih nama system..dan drive d: data, tapi terserah seeh mau di kasih nama apa juga
6. masukan cd win 98,setup ,,enter dan enter lagi...exit continue.
7. select directory, pilih c: windows, next.
8. starup options, pilih typical, next.
9. windows component pilih instal the most computer, next.
10. Identifikasi :
Company name:.(nama komputer)
Work group :.( group komputer )
Description :.( Client no komputer.., next.
11. Extabilishing : Indonesia, next.
12. Starcopyng file, next,loading wait.
13. User Information :
Name : [kasih nama sesuai selera anda]
Company : [ nama sesuai keinginan anda ], next.
14. Lisence, O I accept, next.
15. Isikan no product key ex: HQ6K2-QPC42-3HWPM-BF4KJ-W4XWJ, next.
16. Finish, loading.
17. setting date time : time zone GMT + 07.00
18. setelah selesai install, komputer wajib di shutdown dulu.

Jumat, 29 Agustus 2008

selasa 26-08-2008

membersihkan CPU,memperbaiki printer LX-300

Fungsi CPU

CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.

Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai.

CPU, singkatan dari Central Processing Unit, merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan instruksi dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, prosesor, sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket chip-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor chip-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam implementasi CPU.

Senin, 25 Agustus 2008

senin 25-08-2008

mengisi tinta/ngerefill, merakit komputer, install windows XP, install driver.

Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari

A. Persiapan
B. Perakitan

C. Pengujian
D. Penanganan Masalah

rakit1.jpg

Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

  1. Penentuan Konfigurasi Komputer
  2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
  3. Pengamanan

Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

rakit2.jpg

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

rakit3.jpg

Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir

1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

rakit4.jpg

2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket

  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.

rakit5.jpg

Jenis Slot

  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak

Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

rakit6.jpg

3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

rakit16.jpg

4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

Jenis SIMM

  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

rakit7.jpg

rakit8.jpg

Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

rakit9.jpg

rakit10.jpg

5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

rakit11.jpg

6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

rakit12.jpg

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

rakit13.jpg

rakit14.jpg

rakit15.jpg

8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard

Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

rakit17.jpg

9. Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:

  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

rakit18.jpg

10. Penyelessaian Akhir

  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

rakit19.jpg

Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:

  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/

LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.


menginstall Driver

Tulisan ini melengkapi tulisan saya sebelumnya tentang cara menggunakan wi-fi. Mengingat banyak juga yang bertanya tentang cara instal wi-fi, tidak ada salahnya saya tambahkan cara instalasi driver wi-fi disini. Sedangkan settingannya dapat dilihat pada postingan sebelumnya.


  • Jika kamu memakai laptop/notebook, pastikan lah perangkat wi-fi internal telah build-in (terpasang) di laptopmu.

  • Jika belum ada, belilah yang eksternal yang nanti dipasang pada Port USB

  • Ingat perangkat wi-fi berbeda dengan LAN Card, Modem Card, Ethernet Adapter, Bluetooth. Perangkat wi-fi biasanya disertai dengan kategori wi-fi nya a/b/g. Contohnya di sini saya memakai perangakat wi-fi Realtek RTL8187 Wireless 802.11g 54Mbps USB 2.0 Network Adapter

  • Jika wifi telah terpasang, masukkan CD driver dari wi-fi tersebut.

  • Gunakan menu autorun bawaan dari CD driver untuk memudahkan instalasi driver, atau langsung klik file setup.exe dari driver wi-fi kita (pada kasus ini ada di folder Azure). Sebagai contoh saya menggunakan laptop Axioo

    axioo menu driver wi-fi

  • Pada bagian sidebar menu OPTIONAL DRIVER, klik Wireless Azure Driver, maka akan muncul wizard instalasi drivernyaprogress install wi-fi
    finished install wifi

  • klik Next hingga muncul window seperti berikut
    finishing install wi-fi

  • klik Finish untuk menyelesaikan

  • Lihat pada Device Manager (Windows + R, ketik devmgmt.msc) untuk memastikan telah terinstall. Dari gambar terlihat pada bagian Network Adapter yang disorot, driver telah sukses dipasang.

    device manager wi-fi

  • Pada Windows Explorer » Control Panel » Network Connections akan terlihat seperti pada gambar di bawah ini (bagian yang disorot)
    wireless connection wi-fi

  • Pada bagian icon tray akan muncul icon wi-fi seperti pada gambar di bawah
    icon tray wi-fi

minggu 24-08-2008

LIBUR

sabtu 23-08-2008

LIBUR

jumat 22-08-2008

mengisi /merefill tinta printer
cara:
1. Siapkan peralatan yaitu : 1 botol tinta, suntikan, pisau dapur, tisu, dan lakban hitam.


2. Buka penutup atas tinta dengan menggunakan pisau, pastikan mata pisau tepat di regangan antara penutup tinta yang berwarna abu-abu dan badan cartridge yang berwarna hitam. Belahlah seperti membuka buah kedongdong. (eh buah apa ya, yang membelahnya penuh tekanan :)


3. Anda akan melihat sebentuk kapas keras berwarna putih, atau hitam. Biasanya jika baru beli, hanya sedikit tinta hitamnya. Ini membuktikan bahwa produsen hanya mengisi tinta tidak semaksimal kapasitas cartridge tersebut.


4. Lakukan pengisian dengan cara menyuntiknya atau meneteskannya. Lakukan perlahan, dan saya anjurkan jangan terlalu penuh, tapi secukupnya saja (tidak becek).


5. Pasang kembali penutup cartridge, dan untuk mengencangkannya, anda bisa menggunakan lem ataupun juga lakban tipis. Cartridge pun siap digunakan.




Catatan :
1. Hal yang sama dapat dilakukan dengan cartridge warna CL41/PG831. Isilah tinta sesuai dengan partisi warna yang terdapat dalam cartridge tersebut.